WIB
Senin, 18 November 2024 *Dorong Reformasi Birokrasi, PPSDM Kemendagri Regional Bandung Bekali ASN Kota Bekasi Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja* Sumedang - Upaya menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan efisien terus dilakukan oleh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Regional Bandung - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Salah satu langkah strategisnya adalah melalui penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) Angkatan II Tahun 2024, yang ditujukan bagi 40 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Pemerintah Kota Bekasi. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai 18 hingga 22 November 2024, di Jatinangor, Sumedang, dengan tujuan membekali peserta kemampuan menyusun dokumen Analisis Jabatan dan Beban Kerja yang akurat serta sesuai kebutuhan organisasi. Dua instrumen penting ini menjadi landasan utama dalam menentukan efisiensi struktur organisasi, pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM), serta perencanaan anggaran yang lebih optimal. Acara pembukaan Diklat Anjab dan ABK Angkatan II Tahun 2024 yang digelar pada Senin pagi (18/11) dihadiri oleh Kepala Bagian Tata Usaha PPSDM Regional Bandung - BPSDM Kemendagri, Asep Setiadi, yang mewakili Kepala PPSDM Regional Bandung - BPSDM Kemendagri. Dalam sambutannya, Asep menggarisbawahi urgensi analisis jabatan dan beban kerja sebagai fondasi tata kelola birokrasi yang modern. “Analisis jabatan dan beban kerja bukan hanya persoalan administratif, tetapi alat strategis untuk memastikan setiap organisasi pemerintah mampu menjalankan tugasnya secara maksimal. Keduanya juga menjadi bagian tak terpisahkan dari agenda reformasi birokrasi,” ujar Asep di hadapan para peserta.
100 orang
252 orang
4 orang
174820 orang